Cara Menjernihkan Air Sumur dan Dampak Untuk Tubuh

GreenClean.id – Air masih menjadi sumber kehidupan terpenting bagi masyarakat Indonesia. Jika dijelaskan menurut proses kerjanya, air sumur adalah air yang keluar langsung dari dalam tanah setelah digali pada kedalaman tertentu. Sehingga dapat dikatakan bahwa air sumur adalah air alami yang berasal dari bumi. Karena sumber air sumur berasal dari infiltrasi tanah di sekitarnya, maka tidak mengherankan jika air yang dihasilkan seringkali menjadi keruh. Ada berbagai cara untuk menjernihkan air sumur yang dapat Anda lakukan.

Cara Menjernihkan Air Sumur dan Dampak Untuk Tubuh

Jika Anda berencana membeli rumah baru di tempat yang masih memiliki lingkungan asri dan jauh dari pencemaran lingkungan, ada baiknya menggunakan air sumur. Namun perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar air sumur dapat dikonsumsi dengan baik. Ini karena air mudah terkontaminasi bakteri Escherecia Coli (EC), kandungan zat besi (FE), mangan (Mn) dan keasaman air. Tidak heran, di beberapa daerah dengan kondisi lingkungan yang buruk, air sumur yang diproduksi akan berwarna kuning hingga berminyak. Kalau sudah begini, airnya hanya layak digunakan sebagai toilet atau untuk mandi, cuci, dan toilet. Untuk konsumsi, air yang sudah kuning dan berminyak tidak disarankan.

Bagaimana Cara Memurnikan Air Sumur

Jika air sumur di rumah Anda keruh, sejumlah perawatan bisa dilakukan agar air kembali jernih. Berikut cara-cara penjernihan air sumur yang dirangkum dari beberapa sumber:

  • Menjernihkan Air Sumur Dengan Filter

Cara pertama yang dilakukan kebanyakan orang adalah dengan menyaring air, juga menyaring. Filter air dapat dengan mudah ditemukan di toko konstruksi, yang terdiri dari jenis UV dan keramik. Proporsional karena UV filter memiliki sistem kerja reverse osmosis atau dapat dikonsumsi langsung sebagai air minum. Sinar UV-nya mampu mereduksi 99,999% bakteri, virus dan protozoa dalam air sehingga air aman untuk dikonsumsi, namun logam berat dan partikel lainnya tidak dapat dihilangkan. Pada saat yang sama, filter keramik dilengkapi dengan teknologi Nano-KDF untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan dengan demikian mengubah air yang disaring menjadi air keran yang dapat dikonsumsi. Namun jika memakai filter ini maka kamu juga harus rutin membersihkan cartridge filter keramik agar air yang dihasilkan selalu baik.

  • Menjernihkan Air Sumur Dengan Kaporit

Dalam keadaan darurat, Anda bisa membersihkan air sumur dengan menggunakan kaporit. Mata air yang terkumpul ditambah dengan pemutih klorin yang mengandung klorin antara 5,25 persen hingga 8,25 persen. Hindari penggunaan pemutih yang mengandung parfum, pewarna dan bahan tambahan lainnya. Pastikan untuk membaca labelnya. Air keruh harus disaring sebelum pemutih ditambahkan. Taruh air dalam wadah bersih. Tambahkan jumlah pemutih sesuai dengan anjuran berikut: 5 tetes pemutih untuk 1 liter air, 10 tetes untuk 1/2 liter atau 2 liter air, ¼ sendok teh untuk 1 liter, 1 sendok teh untuk 5 liter dan 2 sendok teh untuk 10 liter air. Setelah semua bahan tercampur tunggu dan diamkan kurang lebih selama 60 menit sebelum dipakai air untuk pemakaian sehari hari.

  • Menjernihkan Air Sumur Dengan PAC

Poly aluminium chloride atau PAC adalah media yang terbuat dari alumunium chloride yang biasa digunakan untuk menjernihkan air. PAC dapat digunakan sebagai pengganti tawas atau klorin. Cara menjernihkan air sumur dengan PAC sebaiknya dilakukan pada malam hari, agar air bersih dapat menyaring dan menghilangkan kotoran yang mengendap di pagi hari. Untuk 1000 liter air, larutkan ± 1/2 sendok makan PAC menjadi 1 sendok makan. Larutkan PAC sebanyak 1-2 sendok makan untuk 2000 liter air.

Dampak Pemakaian Air Keruh

Mengkonsumsi air sumur keruh akan mempengaruhi kehidupan terutama kesehatan. Air yang tercemar air laut, parasit, bakteri, bahan kimia, nitrat, merkuri, timbal bahkan feses, akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jika masuk ke dalam tubuh. Pasalnya, kandungan timbal dalam airtanah jika dikonsumsi secara terus menerus dalam waktu lama dapat menyebabkan gangguan perkembangan mental pada anak dan bayi. Bahkan bisa memicu tekanan darah tinggi dan penyakit ginjal. Padahal, kandungan parasit Cryptosporidium dalam air sumur merupakan patogen yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang fatal. Air yang keruh karena mengandung nitrat juga dapat menyulitkan darah untuk mensuplai oksigen ke organ tubuh. Air keruh yang paling umum dapat menyebabkan muntah, diare, demam, mual, pusing, sakit tenggorokan, dan kram perut.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *